"Sher, jangan keras kepala! Tadi lo yang kekeh untuk kesini. Dan sekarang lo yang mau pulang! Sebenarnya lo punya masalah apa. Hah? Jujur sama gua." Komentar Raga. Sherry menggeleng seolah tidak bisa mengatakan apapun lagi. "Gua nggak bisa cerita sama lu. Ntar ya kalau gua udah siap, gua udah pasti cerita sama lu tapi nggak sekarang." Raga menganggukin perkataan Sherry, meski dia sendiri masih penasaran dengan yang Sherry sembunyikan. "Lalu sekarang lu mau pulang? Lo yakin?" Sherry menatap Raga seolah memohon, ia ingin sekali segera pulang. Kalau dia masih disini takutnya Arka akan menyusul kerumahnya, bisa saja itu terjadi. "Yah.. Gua mau balik. Lo mau 'kan antar gua balik." "Tapi, besok lo masih bisa temui gua 'kan." Sherry tertegun, ia tahu sekali Arka tidak mungkin melepaskanny

