Bab 48

1610 Words

Pagi hari Arka ikut sarapan bersama maminya, Alvin dan Danur suami dari Indira. Laki-laki itu menatap sengit pada Alvin maupun Danur. Mungkin dia bisa membuka hatinya kembali menerima Indira tapi tidak kedua orang licik ini, Arka tidak pernah lupa perlakuan Danur dengannya. "Selamat pagi, Arka." Sapa Danur yang tak digubris Arka sama sekali. Laki-laki justru tetap melanjutkan sarapannya. Indira menghela napas berat, sampai detik ini Arka belum bisa menerimanya suaminya. Wanita paruh baya itu tak mengerti alasan Arka membenci Danur dan Alvin. "Arka, kamu ke kantor hari ini." Arka melirik Indira santai. "Aku ada urusan hari ini. Jadi mungkin aku nggak ke kantor." Alvin tersenyum iblis mendengar hal itu. Otak jahat Alvin mulai bekerja. Sesekali Arka melirik jam di tangannya. Dia henda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD