Bab 32

1712 Words

Sherry tak dapat denifisikan tentang perasaannya saat ini. Perempuan itu hanya bisa menangisi kesedihan menghantam dirinya, sambil berjalan menuju kembali ke rumah sakit, Sherry merasa begitu bersalah dengan Raga. Kali ini dia sadar, semua yang terjadi salah namun dia telah terlambat menyadarinya. Langkah kaki Sherry serasa semakin berat, ketika kembali memasuki lorong rumah sakit seketika Sherry menatap ruangan Nathan, dia bahkan tak memberanikan diri masuk ke dalam sana. "Nathan. Hiks.. Maaf." Lirih Sherry yang hanya melihat disela kaca pintu. Sherry melanjutkan langkahnya, ia berjalan tertatih menuju kamar Arka, sekarang ini tidak ada lagi yang harus dia sembunyikan. Arka yang saat itu tengah membahas tentang Melisa, ia di terkejutkan melihat Sherry menangis tersegukan. Bukankah i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD