Dari kejauhan Raga menatap Sherry yang sudah di dalam mobil Arka. Laki-laki itu tak tahu kenapa, ia selalu merasa Sherry melakukan kesalahan dengan dekat Arka. Sepertinya Arka akan menjadi ancaman bagi dirinya, dia sendiri cemburu melihat kedekatan Arka. Bahkan Raga bisa lihat Ibu Fatim sangat menyambut Arka dengan tangan terbuka. Luna berdiri di belakang Raga, ia menghentakkan kakinya kesal. Dadanya seperti remuk melihat Raga tidak lepas memandang Sherry, padahal mobil Arka sudah tak terlihat. "Luna.. Kamu mau kuliah?" Raga berbalik melihat Luna yang berdiri dibelakang punggungnya. "Hmm.. Aku pergi dulu." Raga mencekal tangan Luna. Wanita itu tampak langsung gugup mendapatkan jarak mereka begitu dekat. "Biar aku antar daripada kamu naik ojek." Jantung Luna masih berdegup kencang, be

