Bab 16

1420 Words

Raga khawatir dengan keadaan Sherry, sejak wanita itu meninggalkan Jakarta ia belum juga mendengar kabar Sherry, ia sudah beberapa kali menghubungi sahabatnya tapi Sherry sama sekali tidak mengangkat telpon darinya. "Sherry lo kemana sih? Susah banget dihubungi." Gusar Raga yang pagi itu ia jalan pagi sekitaran taman dengan rumahnya. Raga menatap ponselnya berharap Sherry menelponnya balik, namun sampai sekarang Sherry belum juga menghubunginya. Raga bingung sebenarnya Sherry bekerja apa disana, sampai ia tidak mengangkat telpon darinya. "Kak Raga.." Raga mendengar suara yang tak asing di telinga, pria itu berbalik melihat Luna yang tersenyum padanya. "Kak Raga kok disini? Lagi jogging." Luna mendekati Raga. "Enggak. Lagi jalan pagi aja." Luna terkekeh mendengar candaan garing Raga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD