“Untuk sementara kamu sama Baskara dulu ya Nya. Aku takut kalau sendirian kamu malah kenapa-napa. Sampai siapa yang nyebarin fotonya ketemu, aku mau kamu ditemenin dulu.” Kanya memegang erat perkataan Sendy sebelum lelaki itu pergi untuk mengikuti acara organisasinya ke luar kota. Tentu saja Kanya juga setuju karena ia merasa beberapa hari belakangan semua mata seolah tertuju padanya. Ia memang selalu berdua dengan Sendy, tapi bila Sendy sedang Bersama Lintang atau sedang pergi untuk ikut ini-itu, Kanya selalu ditemani oleh Baskara. Mungkin bukan hal yang baik mengingat bahwa gossip makin santer beredar. Tapi mau bagaimana lagi? “Aku yakin orang yang ngelakuin ini pengen kamu dijauhin semua orang. Terutama aku.” Kata Baskara di mobil selepas pulang dari rumah Doni. “Kita tunjukin kalau k

