66

1518 Words

"Kamu darimana?" Aruna yang baru saja melepas sepatunya, langsung menoleh ke arah Mamanya yang berdiri di batas ruang tamu. "Dari Mall, Ma. Nganterin temen cari baju," balasnya. Dia berjalan mendekat, mencium tangan Mamanya. "Oh, kenapa enggak ngabarin dulu?" Kening Aruna berkerut, "Aku udah ngabarin ke Abang, Ma. Memangnya Abang belum pulang?" Mamanya menggeleng, "Belum. Nanti lain kali, kamu kalau mau kemana-mana langsung hubungin Mama aja. Jangan ke Abang, Abang kan udah mau habis masa Internship nya, jadi mulai lebih sibuk dan pulang telat terus." Mengangguk, Aruna mengacungkan jempolnya pada sang Mama. Lalu ketika dia hendak berjalan masuk ke dalam kamarnya, dia berpapasan dengan Papanya yang baru saja keluar dari kamar. "Baru pulang? Lembur?" Aruna menggeleng, mencium tangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD