30. Liburan dan Berhenti Belajar pt 2

1563 Words

“Oke, aku menyerah, Tuan!” Aurel menjatuhkan bokongnya di atas tumpukan pasir. Dengan nafas terengah, ia mengusap keringat yang menempel di pelipis akibat aksi kejar-kejarannya bersama Gara. Pun Gara juga ikut duduk di sisi Aurel, dengan tatapan tertuju pada laut lepas di depan sana yang berwarna biru terang. “Terima kasih sudah mau menemaniku, Tuan,” ujar Aurel. Gara menaikkan sudut bibirnya. “Tidak perlu berterima kasih, aku juga sebenarnya tidak berniat menemanimu, kok. Hanya tadi aku merasa sedikit bosan dan memilih untuk menyusulmu,” ucap Gara yang tidak sepenuhnya berbohong. Ia memang merasa sangat bosan saat di tempat party tadi. Aurel mencibir. “Bosan kau bilang? Ku rasa tadi aku tidak melihat sedikit pun raut wajah bosanmu kala berciuman dengan Marina. Kau bahkan terlihat san

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD