RITUAL TUNIK DENGAN SOSOK MERAH

1045 Words

"Kedua kakimu lebih mengangkang. Coba gini," ucap Balian sambil membantu membuka kedua paha Tunik dari belakang lalu menekan pinggang Tunik ke bawah. Kini, Tunik mengangkang di atas anglo berasap dengan posisi tak tak sehelai benang menempel di badan. Kedua mata Balian menatap nanar saat berhadapan dengan Tunik. "Semakin perih, Pak," keluh Tunik sambil meringis. Balian ini jongkok di depan Tunik lalu mengibasi anglo. Asap semakin mengepul menutupi seluruh tubuh Tunik. Pria ini tersenyum nakal menatap kepulan asap. Hari ini, untuk pertama kalinya Tunik membenci asap. Gas berwarna putih keperakan itu terasa seperti silet, menyayat daerah kewanitaannya yang masih suci. Terasa perih tak terkira. Balian tersebut berdiri. Pria berkostum serba hitam mengingkari janjinya. Ia bukan hanya meliha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD