"Bila waktu ku untuk mengejar mu sudah habis bukan berarti aku menyerah tapi Takdir yang membuat ku untuk tidak memaksa." Mencintaimu tak sesederhana menonton ftv di televisi yang ujungnya akan happy ending. Mencintaimu rumit sama hal nya seperti mencari jarum di atas jerami. Iqal tak putus asa hanya saja dia sudah menyerahkan semuanya kepada Allah karena Iqal percaya jodoh itu tidak akan tertukar. Setelah pulang dari rumah Kinar, muka Iqal sangat murung meskipun Kilah sempat menghiburnya dengan membelikan ice cream,menjadi supir pribadi Iqal. "Bang Iqal, senyum dong. Kilah harus beliin abang apa lagi biar eng

