"Bahkan jarak dapat mengikis setiap detik yang ku tunggu, Hingga perasaanku tak tahu harus seperti apa." Iqal tahu ini sudah cukup lama, ntah apa kabar Kinar ? Iqal tidak tahu,dia harap Kinar masih setia menunggu sama halnya seperti Iqal yang menolak setiap perempuan yang jelas-jelas mengungkapkan perasaannya pada Iqal. Meskipun terpisah kampus cabang dan pusat namun jarak itu benar adanya hingga mengikiskan sebuah pertemuan. Iqal sedang berada di kantinbersama Danu seorang yang sama seperti Iqal. Danu juga ingin segera menamatkan kuliah untuk mengejar S2 ke Jerman sedangkan Iqal ingin mengkhitbah Kinar. "Qal, lo beneran enggak mau ambil beasiswa ke Inggris. Sayang loh di angg

