Fatih berhasil menghubungi rekannya. Satu jam kemudian, bantuan datang. Karena mobil tak bisa turun ke bawah, mereka yang dibawa ke atas. Echa naik dengan bantuan tali. Sedangkan Ferril tentu saja dibantu Fatih. Hingga cowok itu dibawa dengan ambulans. Echa? "Kamu ikut dengan kami gimana?" Ia menawarkan. Echa tampak berpikir. Ya meski isinya cowok semua, selama ada Fatih sebetulnya ia merasa aman. Akhirnya ia mengangguk. Pasrah memang. Toh pada akhirnya, ia memang harus ikut mereka kan? "Kasih tahu temen-temen kamu. Nanti jemputnya di markas saja." "Eung....aku boleh minta anter ke tempat lain aja?" Ia bertanya tapi sebetulnya agak ragu-ragu juga. Tapi lebih baik ditanya dari pada tidak sama sekali. "Dengan pakaian seperti itu?" Ia melihat pakaiannya sendiri yang tampak kotor. Ia p

