"What do you mean, David?" Suara ibu Mario tampak meninggi dari seberang sana. Jelas kaget mendengarnya. Ia juga sedang sibuk. Pasukan sudah terbang beberapa jam yang lalu. Mungkin memang masih belum sampai. David juga masih menunggu kedatangan mereka. Begitu sudah berkumpul, maka semuanya akan menaiki satu pesawat terbang yang akan terbang ke Papua bagaimana pun caranya. "They betray us!" Jelas mengkhianati. Bahkan baru beberapa menit yang lalu ia mendapatkan kabar dari Farrel kalau Red Lion menghubungi sebuah kantor besar di London, milik seorang bilioner. Apakah Farrel mengenalnya? Tentu saja. Ia pernah bertemu dengan lelaki itu selama beberapa kali. Dan entah apa yang didiskusikan oleh Red Lion, yang jelas dari daftar kontak yang sengaja dibocorkan David agar mereka tahu apa sana

