Pelukan Kehilangan

2999 Words

Ferril berdeham. Usai makan, suasana benar-benar tak mencair. Ya mungkin Echa bingung. Apalagi ia malah menyosor begitu saja tanpa berpikir. Yaa walau tak bermaksud juga. Apalagi mencari kesempatan dalam kesempitan. Astagaaaa! "Maaf." Akhirnya ia mengatakan itu. Ya ia tak tahu harus mengatakan apalagi. Wajar kalau rasanya Echa terkaget-kaget. Baginya mungkin terasa wajar tapi tentu tidak bagi Echa yang bahkan tak tahu apapun kan? Ferril menarik nafas dalam. Bagaimana pun ini memang salahnya. Echa tak tahu apa-apa. Ya kan? "Aku sudah menikahimu. Ya seperti yang kamu lihat di dalam video itu, beyb." Echa masih diam. Gadis itu masih berkecamuk. Ya ia bahkan tak bisa bereaksi sekarang. Adakah rasa senang? Anehnya malah agak marah. Belum juga reda urusan ciuman itu. Tapi disatu sisi, ia j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD