“Satu, sekali, untuk selamanya sampai maut memisahkan. Itu esensi pernikahan.” *** [ Januari 1, 2009 ] “Semuanya tolong kumpul berkeliling. Nggak boleh ada yang nggak siap karena kemarin kalian udah dikasih waktu seharian.” Seorang perempuan muda berusia dua puluhan berdiri di antara segerombol mahasiswa sebayanya, memberi sebuah instruksi tegas melalui sebuah mikrofon. “Yang cowok di sebelah kanan saya, dan yang cewek di kiri saya.” Dalam sebuah acara yang diadakan untuk siswa SMA sekota Bandung, Sakura turun tangan menjadi salah satu panitia. Meskipun baru setahun menjadi seorang mahasiswa, ia sudah aktif dalam organisasi. Kali ini Badan Eksekutif Mahasiswa mengadakan sebuah seminar bertajuk ‘Resolusi Tahun 2010’. Mendapat tugas untuk menjadi salah satu fasilitator, ia menggiring par

