“Di dekat seseorang yang membawa kenyamanan, keberanian juga akan muncul.” *** Perjalanan selama enam belas jam dari Jakarta sampai ke Paris ternyata belum cukup untuk Sakura memusatkan fokusnya pada tujuannya. Perkataan Hana dan sosok Andrew terus memenuhi pikirannya. Bahkan dalam tiga puluh lima menit perjalanannya menuju ke Hotel Libertel Gare du Nord Suede, akomodasi yang disediakan oleh penyelenggara kompetisi, rasa tidak nyaman masih mendominasi. Berbagai cara dilakukannya untuk memanipulasi perasaannya seperti mendengarkan lagu-lagu kesukaannya atau mengambil foto tetapi tidak satupun membuahkan hasil. Fandy benar-benar menyadari semua itu. Ia tidak banyak bertanya dan hanya memperhatikan Sakura, menolongnya jika ia membutuhkan bantuan. Diberikan kamar yang bersebelahan, ia mempe

