Bab 10

1469 Words

Haikal mengerjapkan matanya, cahaya matahari sudah sangat terang menandakan ia ketiduran. perlahan ia sadar bahwa tangannya sudah tak terikat lagi dan penutup matanya sudah hilang. Ia refleks duduk ditempat tidur, melihat sekelilingnya dan memastikan semalam itu nyata. Ia melihat pergelangan tangannya yang memerah bekas ikatan dan kini ia yakin itu nyata, rasanya pun juga masih terasa nyata. "Dia sudah pergi...." gumam Haikal melihat jendela kamarnya sudah terbuka hingga angin pagi bisa berhembus disana. *** "Sial!!! Aku berniat memperkosanya malah dia yang memperkosaku habis-habisan" umpat Freya berjalan pincang karena bagian bawah tubuhnya terasa perih, Haikal tak main-main semalam hingga beberapa ronde sampai ia sendiri hampir tak mampu mengimbanginya. Pinggangnya pun terasa sakit ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD