Twenty Three

1177 Words

* * Sebulan sudah badai berlalu, meninggalkan kesedihan yang masih saja membayang jiwa. Kehilangan mungkin bisa tergantikan dengan yang baru, namun kematian hanya meninggalkan masa lalu penuh kenangan. Sekuat dan sehebat apapun manusia, ketika Tuhan mengambilnya tidak ada yang sanggup menahan maupun melawannya. Raffi mungkin telah melalaikan sebuah tugasnya sebagai manusia, hingga Tuhan dengan gampangnya merenggut kebahagian yang baru saja ia rasakan. Namun Raffi kembali disadarkan, jika Tuhannya selalu meninggalkan satu kebahagiaan yang ia minta sepenuh hati. Yaitu Alana, istrinya yang ia janjikan atas nama Tuhan untuk menjadi pengiring langkahnya, pelengkap tulang rusuknya. Dan tugas Raffi sekarang yaitu, mengembalikan istrinya yang tegar seperti dulu.   "Hei Raff, sudah datang?" ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD