* * Biarkan ku menggapaimu Memelukmu, memanjakanmu. Tidurlah kau di pelukku, di pelukku, di pelukku. "Kau tahu Lan, hidup itu seperti waktu. Selalu berjalan, meninggalkan masa lalu. Hidup matipun, hanya menjadi kenangan di masa depan. Ada yang diingat, dan ada juga yang melupakan." Suara itu sangat Alana kenal namun tak terlihat. Alana masih diam tidak menanggapi, matanya masih fokus ke atas. Merasakan kegelapan yang seakan menentramkan jiwanya. Tidak ada rasa sakit, tidak ada rasa khawatir. Hanya sepi, sunyi yang membalut raga dan hatinya. "Kau lihat bintang itu, indahkan? Tak bisa kau gapai, tapi membuatmu tersenyum melihatnya." Alana melihat bintang itu, bintang yang sampai kapanpun tidak dapat ia gapai. Hanya bisa melihat dan memandanginya dari tempatnya sekarang. Hanya mel

