Papa pulang

1397 Words

“ dia memang begitu, paling benci dengan orang yang seenaknya bermain dengan hukum.” ucap Arnold. ? Setelah kejadian itu, aku memilih pulang. Aku lelah, dan Dika sendiri harus membuatkan pesanan sangkar lainnya hingga tak bisa mampir lagi ke rumah ku, Damien sendiri memilih kembali untuk Apel. Mungkin sedikit memberi pelajaran Police yang tadi. “ begitu?” jawabku seadanya. Setelahnya, aku memilih diam, entah harus bertanya apa lagi. “ wajah mu tampak kusut begitu. Apa kau takut lihat wajah Damien sebenarnya?” tanya Arnold. “ tidak..” ucapku jujur. Aku kembali diam. Menatap berulang kali wajah Arnold lalu menatap kembali tanganku yang berada di pangkuanku. “ Arnold..” panggilku. “ hem?” tanya Arnold. “ apa kau juga seorang Police?” tanya ku. “ menurutmu?” kenapa ia malah membalas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD