Bertemu Damien

1407 Words

Aku sedikit terkejut melihat Dika yang sudah menunggu di depan rumahku sedari pagi. Bahkan di saat Arnold dan Mommy Berta masih tidur, pria itu telah bertamu dan membangunkanku pagi- pagi. “ ada apa? Pagi- pagi sudah bertamu.” heranku. “ aku lagi ada masalah, Aldista!” ucap Dika panik. ‘ lagi? Apa ia akan memintaku memohon pada Arnold meminjamkan uang?’ batinku mulai kesal. Papa juga masih beberapa hari lagi pulang- hingga aku, benar- benar bisa bebas dari pria yang tak lagi muda ini. “ apa lagi?” ucapku mulai malas. “ ini pembeliku.” ucap Dika panik. Lalu Dika menceritakan segalanya, soal pembelinya yang mengancamnya karena Dika tak segera menyelesaikan pesanannya- ke ranah hukum. ‘ konyol! Hanya karena kurungan saja sampai membawa nama hukum?’ heranku. “ padahal, aku sudah menga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD