Kau Tampak Panas 🔞🔥

1340 Words

Nyonya Desinta meledak di ruang keluarga Dorian. Tangannya mengetuk meja kaca dengan keras hingga gelas pecah dan serpihannya berserakan di lantai. Wajahnya merah padam, matanya melebar penuh kemarahan dan penghinaan. “Septimus!” teriaknya. “Kau pikir ini lelucon? Kartu hitamku tak bisa digunakan dan laporan keuanganku dibekukan!” Septimus keluar dari ruangan sebelah, kemejanya kusut dan dahi masih berbalut perban. Ia menahan sakit di tubuhnya tapi kini yang menekan lebih besar adalah rasa panik dan kehilangan kendali. “Apa lagi, Ma? Aku sudah capek menghadapi semua ini. Aku sudah bilang be berapa kali aku butuh map itu agar bisa tetap berada di posisi…” jawab Septimus tergagap. “Diam!” bentak Nyonya Desinta. “Kau sungguh bodoh, Septimus! Kau melepas Aurelia begitu saja! Kau pikir Aure

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD