Menerima Pengampunan

1003 Words

Walau dia yang pergi meninggalkan wanita itu, dan walau dia yang menghindarinya, tapi entah kenapa tiap hari, dia sudah berada di dekat rumahnya, mengamati dia pergi kerja. Matahari menyinari wajahnya yang cantik, angin memainkan rambut Sarah. Hati Abraham terasa pilu karena kini dia hanya bisa menatapnya dari jauh. Namun sabtu itu berbeda, biasanya dia keluar rumah sendiri, untuk kerja tapi sabtu ini, lelaki itu datang dan langsung masuk ke dalam rumahnya. Dengan geram dan takut, Abraham menunggu dengan cemas di depan rumahnya. Dan pemandangan berikutnya membuat Abraham marah, mereka bergandengan tangan sambil membawa tas besar. Apa mereka akan bepergian? Mereka menginap berdua? "Apakah, itu benar, apakah secepat itu dia berubah rasa? Atau kemarin dia hanya terbawa suasana?" batin Abr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD