Kala mentari sudah menampakkan sinarnya. Jesica sudah cantik dengan make up tipis dan gaun berwarna merah jambu. Dia sudah bersemangat hari ini karena akan ke klinik kandungan dan akan membagikan oleh-oleh. Jesica merebahkan tubuhnya tepat di samping Biyan yang tengah memeluk guling. Mungkin saking lelahnya, Biyan tidak sadar jika awalnya dia memeluk Jesica, lalu Jesica ganti dengan guling karena dia mau pergi mandi. Biyan malah terlihat refleks mengecup-ngecup guling yang ia sangka Jesica. Jesica sampai terkekeh dan mengganti kembali guling itu dengan dirinya. Senang sekali rasanya jika bangun tidur di suguhkan dengan pemandangan pria tampan. Pria yang kurang lebih satu bulan, satu ranjang bersama Jesica. Tidak ada bosan-bosannya menatap pria yang ada di hadapannya setiap kali bangun t

