37. Kembar?

1228 Words

Pikiran Jessica berkelana saat mengingat anak kembar yang lucu beberapa waktu yang lalu. Saat itu dia melihat sendiri betapa lucunya Rakana dan Raina. Wajahnya yang mungil, cantik dan tampan serta wajahnya yang sangat menggemaskan. Hasil bibit dan bobot yang berkualitas. Jessica berpikir sepertinya jika memiliki anak kembar begitu menyenangkan tidak usah hamil berkali-kali hamil hamil sekali saja sudah dapat dua anak, jika hamil satu kali lagi jadi punya tiga anak berarti tidak perlu hamil terus-terusan. Cara instan yes. “Mau kembar gitu gimana caranya, ya?” tanyanya sambil membayangkan bagaimana caranya mencetak anak kembar. Pikiran Jesica lagi-lagi berkelana ke cara pembuatannya. Apa perlu di Swiss atau di Korea agar semangat. Hasil kinerja di Bali membuahkan hasil tidak ya? “Weh …. Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD