Menantu idaman mama.

1759 Words
"Rosna sayang, bagaimana kamu bisa bertemu alvian? ", tanya mama. " kita ketemu gak sengaja tante, mas alvian nabrak rosna pas rosna mau kerja. Dan mas alvian lagi goes", jawab rosna sambil senyum. "apa!! kamu ketabrak vian!! ", ucap mama sambil melotot ke arah alvian yang duduk disampingnya. Pandangan mama udah tajam setajam silet . Alvian jadi merinding ngeri liat mama yang tadi genrenya klasik tiba tiba jadi rock and roll. Alvian semakin nyengir nyengir mirip kucing lagi kena tampol majikan. Gimana kagak nyengir orang pahanya udah di plintir sama tangan mama pake tenaga dalam menyatukan elemen yin dan yang. "aduh mama, sakit tau ma, kenceng banget sih mlintirnya", ucap alvian sambil meringis kesakitan. Rosna yang baru aja sadar kalau mama gak cuma pelotonin kekasihnya, tetapi mama juga udah melintir pahanya alvian. Membuat Rosna tertawa melihat aksi mereka berdua. "Sudah sudah tante, mas alvian gak nyakitin rosna kok, cuma tas rosna aja yang polos jadi rock and roll. Tapi juga udah di ganti kok tante" ucap rosna menjelaskan. Selesai acara makan malam, mereka berdua duduk di taman belakang. Mama yang melihat anaknya jadi ikut senang Apalagi calon menantunya sesuai idaman. Betapa senangnya mama malam ini, beliau masuk ke kamarnya dan mengambil sesuatu dari laci lemarinya. Diambilnya kotak cantik terbuat dari ukiran kayu yang bermotif ukiran bunga teratai berwarna merah. Mama mulai membuka kotak itu dan tersenyum. ***** Udara malam bertiup menghempaskan hawa dingin , di bawah pancaran hangat cahaya bulan dan bintang. Dua sejoli yang lagi di mabuk cinta duduk di sebuah bangku panjang di taman belakang rumah alvian. Ya dua sejoli yang sedang kasmaran adalah rosna dan alvian. Keduanya bergenggaman tangan sambil melihat air kolam renang yang jernih diterpa cahaya lampu taman. Alvian menatap lekat wajah wanita yang kini duduk menggenggam tangannya. Wanita yang sangat cantik, wanita sederhana yang mandiri dan polos. Wanita yang mampu mennggoyahkan hati alvian. "Mas, kamu beneran serius pacaran sama aku", tanya rosna. Alvian melepaskan genggaman tangannya. Kini ia memeluk rosna dan menyenderkan rosna di tubuhnya. Diciumnya pucuk kepala kekasihnya itu dengan penuh kasih dan tulus. " Kalau gak serius, aku gak bakal kenalin kamu sama mama sayang. Aku sudah mantap memilihmu, meski kita barumengenal, cinta akan datang seiring berjalannya waktu. Yang penting kamu iklas jadi pacar aku", ucap alvian. Rosna memeluk tubuh alvian, Dirasakan hangat tubuh pria yang sudah mengisi hari harinya sekarang ini. Begitu terasa damai dan tenang berada di pelukan alvian. "mas apa papa kamu akan setuju, punya menantu seperti aku", tanya rosna. " sudah jangan mikir macem macem, mikir satu macem aja.Kamu calon istri aku !!titik!!! ", ucap alvian sambil menutup bibir rosna dengan jari telunjuknya. Rosna menganggukkan kepalanya. Alvian memeluknya semakin erat, sambil mencium bibir rosna. mereka berdua berciuman bagai dunia milik mereka berdua, mama, mbak Sri, sama pak joko mah ngontrak. " mas,, ehhhhh,,,, maaaasss", suara rosna bengek kehabisan nafas.Alvian yang berciuman terlalu semangat sampai lupa merebahkan badan kekarnya si tubuh rosna. Bengek dah tuh kekasihnya. Alvian melepaskan rosna dan memberinya lemon tea. "maaf sayang, saking semangatnya peluk nya kekencengen,kamu jadi bengek gini", ucap alvian sambil ngelus ngelus panggung rosna yang udah megap megap. " mas, jam berapa ini?, aku takut kemalaman pulangnya"ucap rosna. "jam sembilan beib, ntar dulu lah beib sejam lagi, ayok ke dalam yuk. ntar kamu masuk angin ", ucap alvian Mereka pun masuk ke ruang tamu bergandengan. Mbak Sri sama mama merry langsung lari kalang kabut, takut ketauan sama kedua sejoli. Soalnya dari tadi mama merry sama mbk Sri udah ngintipin mereka di balik tirai jendela. Ya ampyun, ini calon mertua kepo banget sih. " mas anterin pulang sekarang ya, besok kita ketemu lagi", ucap rosna manja. Sebenarnya alvian mau protes, tapi karna liat manjanya rosna, jadi klepek klepek deh tuh bos ganteng. Akhirnya alvian menuruti keinginan rosna yang ngajakin pulang ke kosan. "Dasar bucin, gak bisa apa nahan barang sebentar aja. Kan aku juga mau ngobrol sama anak mantu", ucap mama merry di balik pintu lagi nguping sama mbak Sri. Alvian berjalan ke belakang, masuk ke ruang kluarga. Dengan cepat mama serta mbk Sri pura pura ngupas bawang. Ya elah gak masuk akal banget deh alasan mama, masak malam malam ngupas bawang. "Ma, alvian mau nganter rosna pulang dulu ya mah", ucap alvian. " oh iya, mama cuci tangan dulu", jawab mama. Mama merry dan mbak Sri ke dapur mencuci tangan mereka sambil bisik bisik tetangga. "untung gak ketahuan ya nyah sama mas Alvian", ucap mbak Sri sambil cengengesan. " iya Sri, selamat kita kali ini.Untung alvian gak curiga! Besok besok cari alesan yang jelas Sri, yang solutip. Masak jam 9 malam kita ngupas bawang", ucap mama merry. Mama merry berjalan ke depan, Rosna dan alvian duduk menunggunya. Beliau tersenyum melihat alvian dan rosna yang tampak sangat serasi. "tante saya mau pamit dulu, sudah malam", ucap rosna. " jangan panggil tante lagi dong rosna. Sekarang gak ada lagi panggilan cik merry, tante merry, adanya mama ya sayang?, ucap mama merry sambil memeluk calon mantunya itu. "iya mama", ucap rosna agak kaku. maklum belum terbiasa dengan panggilan baru. " Nah gitu dong, mama seneng dengernya. Memang kamu mantu idaman mama sayang", ucap mama merry. Rosna tersenyum senang karena calon mertuanya ternyata orang baik yang sudah dikenalnya setahun belakangan ini. Orang yang selalu promosiin anak semata wayangnya yang gk kawin kawin. Rosna dan alvian kini sudah dalam perjalanan menuju kosan. Keduanya tampak sangat bahagia. "beib, kapan kamu pulang ke malang? " tanya alvian. " dua minggu lagi mas, kan aku kemarin abis cuti pas adek aku khitan", jawab rosna. "Ntar pulang aku yang nganter ya beib, sekalian pengen kenal sama ortu kamu", ucap alvian. " iya deh mas, boleh. Semoga aja bapak sama ibuk suka sama kamu", ucap rosna. "Pokoknya aku akan berusaha keras beib . Biar dapat restu", ucap alvian penuh semangat. ***** Hari hari berlalu, di lewati dengan penuh semangat dan kebahagiaan dua insan yang sedang kasmaran. Tiap hari selalu ada mobil sport terparkir depan kosan di gang cicot. Kalau gak jam 8 pagi ya jam 7 malam. Siapa lagi kalau bukan alvian yang lagi ngapel ke kosan rosna. Alvian sedang duduk di sofa sambil liat kartun di tipi. Dengan setia menunggu calon istri yang lagi mandi. Setiap hari sudah tersedia kopi hitam pait kebangetan. Sepertinya rosna memang sudah sangat ahli deh ngurusin suami model alvian. Pintu kamar terbuka, rosna yang abis mandi udah dandan cantik. Seperti biasanya saat kerja dia sangat menyukai pakaian casual.Rosna memakai setelan celana jeans dan t shirt warna kuning. "Ayuk berangkat yuk mas", ucap rosna sambil berjalan menghampiri kekasih tercinta. " cium dulu dong beib", ucap alvian manja. "ih kamu mas, mesti gitu. Udah ah ayo berangkat, nanti aku telat", ucap rosna. Mereka berdua berangkat kerja bersama. Sejak mereka berdua jadian, alvian udah over protektif banget sama rosna. Tiap pagi di jemput, makan siang barengan, sore di jemput lagi. Tiada hari tanpa rosna dan alvian. ******* Mama merry di rumah lagi asik telepon ama papa alvian. Biarpun udah pada tua, tiap hari mereka masih aja romantis kayak lagi pacaran. Jarak jauh antara surabaya dan negeri tirai bambu tidak menghalangi keharmonisan mereka berdua. Ya, sejak meninggalnya kakak perempuan satu satunya alvian, mama merry jadi milih tinggal sama alvian. Trauma kehilangan anak tercinta membuat mama merry jadi lebih perhatian sama alvian. Beliau tidak ingin meninggalkan anak semata wayangnya sendirian. "Jadi bulan depan papa beneran mau pulang? ", ucap mama merry. " alhamdulillah pa, mama punya kejutan buat papa. pokoknya papa pulang dulu. Mama ada berita bahagia", ucap mama merry sambil berbunga bunga . Setelah selesai berbincang bincang dengan suami tercinta. Mama merry mengambil blazer dan tasnya. Beliau dengan hati berbunga bunga berjalan menuju garasi. Pak sopir yang udah siap siaga segera menghampiri majikannya itu. "nyonya mau keluar?, mari saya antar", ucap pak sopir. " iya mas bagus, tolong antar saya ke kantor alvian", ucap mama merry. Mas bagus segera membukakan pintu mobil untuk majikannya. Mereka berdua menuju kantor si bos ganteng. "Mas bagus, nanti sebentar aja ke kantor alvian, habis itu anter ke restoran biasanya ya! ", ucap Mama merry. " iya nyonya siap", jawab mas bagus. Lima belas menit perjalanan dari rumah ke kantornya alvian, akhirnya mama merry tiba. Wanita itu berjalan penuh wibawa memasuki gedung perkantoran itu. Semua karyawan langsung berdiri dan memberi salam pada nyonya perusahaan mereka. Mama merry membalas sapaan mereka dengan senyum ramah. Berjalan masuk lift menuju ruangan alvian. Dengan penuh semangat mama merry berkunjung ke kantor anaknya. Sinta yang melihat mama merry keluar dari lift langsung menyambut dengan penuh keramahan. "Selamat siang nyonya besar, ada yang bisa Sinta bantu untuk nyonya? ", ucap Sinta. " Saya mau ketemu alvian, apa dia ada di dalam", tanya mama merry. "Ada nyonya, mari saya antar", ucap Sinta. Mama merry membuka pintu ruangan alvian. Nampak alvian sedang serius dengan laptop di mejanya. Mendengar suara pintu terbuka alvian menoleh dan senyum ganteng liat mama tercinta. " mama tumben kesini? ", tanya alvian. " vian, mama ada kabar bagus", ucap Mama merry sambil senyum senyum bahagia kayak habis dapet durian sekebon. "kabar apa ma, jangan bikin vian penasaran? ", tanya alvian penasaran " Bulan depan papa kamu pulang, Katanya ada yang mau di bahas. Mama juga mau kasih kejutan ke papa, kalau kamu bentar lagi bakalan nikah ", ucap mama merry. Alvian yang denger kabar papanya mau pulang, jadi manyun bahagia. Dia akan mengenalkan sang kekasih pada papanya. Dengan mengenakan pakaian khas adat Jawa, alvian duduk di samping rosna tercinta. Tak hentinya mata alvian menatap sang kekasih yang lima menit lagi bakal sah jadi istrinya. Dengan lantang pak penghulu mengucapkan ijab qobul. Setelah selesai berikrar ijab qobul. Bapak penghulu bertanya apakah pernikahan ini sah? "sah.... ", alvian berteriak sekenceng kencengnya. " vian!!? kamu kenapa teriak gitu", ucap mama merry yang sedari tadi ngeri liat alvian yang bengong sambil senyum senyum menatap jendela. Alvian langsung kaget mendengar mamanya. Khayalan indah pernikahannya dengan sang kekasih tercinta langsung buyar begitu aja. Padahal udah sah tadi. Kalau di lanjut bisa ke tahan belah duren. Seperti itu imajinasi si mas bos ganteng yang siang ini tambah sinting kebelet nikah. "Siang ini mama mau makan bareng kamu sama rosna. Kita akan bahas hubungan kamu. Mama mau keluarga rosna tau kalau kamu pacaran sama rosna", ucap mama merry. " iya ma, besok rosna pulang ke malang kok ma. Alvian anterin. Sama mau PDKT ke calon mertua ma", ucap alvian. "Ya udah ayok kita makan siang, jemput rosna dulu, mama tadi sama mas bagus. kamu barengan apa bawa mobil sendiri?", ucap mama merry. " Bawa mobil alvian sendiri aja ma", ucap alvian. Mereka keluar bersama meninggalkan gedung perkantoran. Alvian menjemput rosna di salon. Sedangkan mama merry menuju restoran.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD