Lizzie tidak mengira sama sekali bahwa keberuntungannya dalam hal-hal seperti ini betulan minim. Kenapa bila berhubungan soal Levin kebetulan yang menyebalkan harus terjadi? Dan lagi sapaan Levin kepada Daxon cukup menghentikan langkah pria itu, dan kini sudah menarik perhatiannya secara penuh. Situasi Lizzie sekarang sudah terhalangi dari Daxon oleh punggung Levin dan ini sudah sangat terlambat baginya untuk melarikan diri. Marie yang menyadari adanya ketegangan disana hanya dapat berdehem sambil tersenyum. “Senang bertemu denganmu lagi disini, Lizzie,” ungkap Marie sambil melirik ke arah Daxon, setengah menggodanya. Lizzie paham bahwa saat ini Marie sedang mencoba sebisa mungkin untuk meredakan suasana yang terlanjur canggung diantara mereka berdua. “Ya,” sahut Lizzie sembari menelan

