“Jadi kau betulan berbohong pada ibumu?” Lizzie sedikit terlonjak karena cibiran yang Daxon berikan kepadanya. Saat ini gadis itu sedang duduk di kursi mobil Porsche yang sedang mereka kendarai. Suara mesinnya bergemuruh keras dan Lizzie memberikan pria itu sebuah gesture mengangkat bahu sebelum memberikan jawaban lisan. “Apa lagi yang bisa aku lakukan, Om?” tanya balik Lizzie sambil melirik pada si pria yang sedang mengemudi disebelahnya. “Apa aku harus mengatakan sejelas-jelasnya bahwa aku pergi ke Prancis bersama Papi gulaku, begitu?” Daxon memutar kedua bola matanya. “Kau kan bisa bilang kau pergi dengan pacarmu. Aku rasa izin seperti itu akan berhasil.” “Tapi setelah itu? ibuku pasti ingin bertemu denganmu, dan jika dia tahu siapa kau, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku

