Hari ini untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun terakhir, ia tak pernah datang di negara tempatnya tumbuh besar. Sedikit keraguan untuk terus melangkah keluar dari pesawat yang membawanya kembali. Sekelebat ingatan pahit melintas di ingatannya, membuatnya semakin ragu dan tidak siap untuk bertemu dengan orang-orang yang membencinya. Pandangannya menyusuri beberapa orang yang terlihat memegang kertas dengan tulisan orang yang di tunggu. Hingga ia melihat sosok seorang lelaki tampan dan dua wanita cantik yang tengah melambaikan tangan padanya. " Keira " teriak keduanya Sedangkan yang dipanggil hanya membalas dengan senyuman manis dan terus berjalan mendekat dengan menggandeng tangan mungil di sebelah kanannya. " Ahh kangen " Karin langsung memeluk sahabatnya dengan erat dan mengucap

