"Hai semuanya selamat malam." sapa Bagas ceria. "Heh, darimana? Lama banget lo, kartunya udah di tungguin sama Nathan tuh." ujar Kevin Seketika Bagas mematung, ia pikir kartu tadi milik Kevin. Jadi ia pergi belanja dan makan di restoran mahal, ternyata benar Kevin masih pelit. Pikirnya. Akhirnya Bagas memilih untuk langsung duduk di sebelah Kevin dan menyodorkan kartu yang masih ada di tangannya dengan senyum sok manis. "Kenapa lo?" Tanya Kevin curiga "Nggak apa-apa kok abang Kep." jawab Bagas dengan lembut. Kevin memicingkan matanya tak percaya, bagaimana bisa Bagas bersikap semanis itu. Ia yakin pasti ada sesuatu yang di sembunyikan oleh sahabatnya itu. "Eh, gue harus pulang nih. Kata istri gue, Abimanyu nyariin gue terus dari tadi." pamitnya, lalu segera berlari keluar apartemen N

