Together, Forever - 1

165 Words

TAMAN KANAK-KANAK . Seorang gadis kecil berumur lima tahun menangis meraung-raung melihat kelinci yang ia pelihara di halaman belakang taman kanak-kanak mati. Kelinci tersebut ia angkat perlahan sebelum diusapnya dengan lembut. “Molly, bangun Molly...” panggilnya diantara isakannya. Dibelakang gadis kecil itu ada seorang anak lelaki memegang ranting kayu dengan erat. Ia menggigiti bibir bawahnya dengan keras seakan-akan kulitnya akan terluka dan mengeluarkan darah. “Ini pasti karna Tian, kan?!” “Bukan salah Tian! Molly aja yang gak mau Tian ajak main!” Menurut Sara, Tian adalah anak laki-laki yang sangat iseng. Setiap hari, Tian selalu mengganggu Sara. Bahkan gadis kecil itu selalu menangis karena rambut hitamnya selalu ditarik keras oleh Tian. “Pokoknya Tian jahat!” teriak Sara se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD