[Ga, anterin Mbak jenguk Mas Firman, ya! Akhir minggu ini, please!] tulis Anita. Pesan terkirim pada Raga yang saat itu tengah memeriksa beberapa berkas yang menumpuk di kantornya. [Aku sudah ada acara sama Sukma dan Aira, Mbak! Memang Elena gak bisa nganter?] tulis Raga cepat. Awalnya dia memang sudah berniat mengajak Sukma dan Aira pergi berlibur. [Please Ga, kami para perempuan takut kalau cuma berdua! Kamu ‘kan adik Mbak, Ga! Please, ya! Please banget!] tulis Anita lagi memaksa. Raga memijit pelipisnya. “Berkasnya ditinggal dulu saja Stevi, nanti saya panggil kamu kalau sudah selesai!” ucap Raga beralih pada sekretarisnya yang tengah menunggu semua berkas selesai ditandatangani. “Baik, Pak! Saya permisi kalau gitu,” ucap Stevi sambil mengangguk sopan lalu berjalan meninggalk

