"Di mana dia?" gumam Raja. Pria itu baru sampai di lobby, mencari keberadaan istrinya, berharap istrinya masih terkejar. "Gak kekejar!" Raja menoleh, Puri terengah-engah menghampirinya. "Makanya, ngapain lo nahan gue tadi pas gue mau ngejar?" Raja menatap tajam pada mantan kekasihnya. "Gue curiga, lo kerjasama sama adek lo buat jebak gue, kan?" tanya Raja. "Apa?" Mata Puri melebar, gadis itu lalu menggeleng. "Enggak, aku sama sekali gak tau kalau Kanaya nyusul ke sini, tadi cuma ketemu di sini." Raja meremas kepalanya, salahnya juga tadi dia terpancing Rose. Andai tadi dirinya tegas menolak Rose, tak akan seperti ini jadinya. "Ah sial!" Raja kemudian berbalik dan kembali ke kamarnya. Dia akan kembali ke Jakarta, dia yakin, Kanaya pasti kembali ke Jakarta lagi, siapa tau masih

