"Ya Tuhan, miskin gue hari ini." Raja merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Seminggu sudah ia melakukan misinya, memutus semua pacar-pacarnya dan 3 kartu kredit yang ia miliki, semua mencapai batas limit. "Masih mending orang cerai, gono gini bagi dua," gerutu Raja. Satu pesan masuk ke ponselnya, itu pesan dari ayahnya. [Apa yang kau lakukan Raja, kenapa banyak sekali laporan kartu kreditmu?] Raja menghela napasnya, ia memilih mengabaikan pesan ayahnya itu. Lagipula dia sudah memberikan alasan saat meminta akses kartu kredit itu lagi. "Masih untuk habis 300 juta, dari pada bangkrut kalau gue sampai cerai dari Kanaya," gumam Raja kesal. Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam. Belum terlalu malam sebenarnya, tetapi Raja merasakan kesepian sekarang. Padahal, dia tinggal di apar

