Bab 83

1107 Words

"Dokter Raja, jaga pasien, kalau ada apa-apa, panggil saya." "Baik dok." Raja menghela napasnya, saat ini dia sedang bertugas di ruang bersalin dan menjadi asisten dokter spesialis kandungan. "Sakit Mas." Raja meringis, dia mengusap telinganya. Sejak tadi, pasien yang hendak melahirkan terus merintih kesakitan. "Sabar sayang, kata dokter udah bukaan lima." Untung saja, suami pasien setia menemani istrinya dan terus menenangkan istrinya. Raja tersenyum, melihat bagaimana suami pasien terus mengecupi kening istrinya. Melihat itu, Raja menjadi teringat dengan Kanaya. Pria itu, membayangkan andai saat ini yang berada di ruang bersalin adalah istrinya, Kanaya yang bersiap melahirkan, dia pun pasti akan seperti suami pasien itu, setia mendampingi, jangan sampai sang istri merasa cemas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD