"Ah, sial," umpat Raja begitu kesal. Pria itu berdiri di teras rumah mertuanya. Dia baru saja dilarang masuk oleh asisten rumah tangga mertuanya. "Gimana gue mau perbaiki hubungan kalau kesempatan ketemu aja nggak ada," gerutu Raja. Tiba-tiba, suara petir menggelegar membuat Raja sedikit terkejut. Ia lalu melihat ke arah langit yang begitu gelap dengan sesekali ada kilat cahaya. "Kayaknya mau hujan," gumamnya. Tiba-tiba, terbesit sebuah ide yang mungkin akan membuatnya bisa masuk ke dalam rumah. "Coba deh kayak di film-film." Pria itu memilih menunggu di teras sampai kemudian hujan pun turun dengan begitu deras. "Nah, saatnya beraksi!" Raja tersenyum menyeringai, lalu pria itu pergi dari teras. Ia ke arah samping di mana kamar istrinya berada, ia memanggil istrinya. "Nay, Kanay

