Bab 89

1076 Words

Saat mau masuk ke dalam ruang kerja Papa Defan, Kanaya menahan tangan suaminya. Raja menatap pada istrinya, ia tahu Kanaya khawatir. Raja menggenggam tangan istrinya dengan erat. "Kamu percaya sama aku," ucap Raja. Akhirnya sepasang suami istri yang baru saja memutuskan untuk bertahan dengan pernikahan mereka, masuk ke dalam ruang kerja Papa Defan. "Pa," ucap Raja. Papa Defan melirik kesal pada menantunya, lalu pria itu bangkit dari kursi kerjanya dan menuju sofa. Ia duduk di sofa single di ruangan itu. Melihat itu, tanpa diminta Raja mengajak Kanaya untuk duduk di hadapan ayahnya. Kanaya semakin berdebar jantungnya, dia khawatir jika ayahnya akan sulit dibujuk. "Pa, Raja dan Kanaya sudah memutuskan—" "Memangnya siapa kau berhak memutuskan?" tanya Papa Defan menyela. Raja p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD