Part 15

3902 Words

“Ngapa lu?” tanya Rayhan yang melihat Ethan murung saat mereka sedang istirahat makan siang. Ethan tak menjawab pertanyaan Rayhan. “Ditolak Ratna lu? Hahhaha." Rayhan kembali bersuara dan Ethan masih belum bersuara. Rayhan hanya menatap Ethan tak terlalu berminat. “Gua ditolak emaknya.” Rayhan langsung menoleh ke arah Ethan dengan tawa yang tak dapat dibendung lagi. “Hahhaah, lu nembak emaknya? Ya jelas ditolaklah,” ujar Rayhan kelewat polos. “Lu sekolah doang yang jauh, otak cetek. Kesel gua.” “Anjir! Ngapa sih?” “Gua ngelamar Ratna.” Rayhan yang sedang menyeruput kopinya tak sengaja menyemburkan kopi tersebut saking terkejutnya. “Setan!” ucap Ethan karena terkena semburan kopi dari Rayhan. “Lu sehat? Baru kenal 1 minggu. Udah mau nikah aja.” “Tunangan dulu maksud gua, kawinny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD