Chapter 12 | Forgive Me

3687 Words

Jam di dinding menunjukkan pukul delapan malam, Aya tengah berguling-guling bebas di atas ranjangnya sambil memainkan ponsel. Ia merasa bosan, bingung ingin melakukan apa. Ingin mengerjakan PR—sudah ia kerjakan tadi. Belajar—ah rasanya gadis itu tidak memiliki mood untuk belajar, jadi beginilah dirinya sekarang. Sejak tadi ia hanya berleha-leha di atas ranjang. Ayah dan bundanya tengah pergi sejak setelah maghrib tadi. Dan dua abang kembarnya, sudah bisa dipastikan kalau mereka berada di kamarnya masing-masing. Aya mengubah posisinya dari miring menjadi telentang, ia meletakkan ponselnya begitu saja, menatap nyalang langit-langit kamar. Gadis cantik itu tengah berpikir apa yang bisa dilakukannya sekarang agar bisa membunuh rasa bosannya. Senyum manis tercetak di bibirnya begitu otak pint

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD