Leon geleng-geleng. “Begitu caramu pada orang yang sudah membantu masalahmu?” Eve memutar bola mata dengan malas. “Kan tadi aku sudah bilang terima kasih.” “Yaa setidaknya kamu bisa memberiku minum. Tadi aku di jalan benar-benar ngebut supaya cepat sampai kesini.” Dan Eve sangat percaya itu. Menurutnya juga Leon terlalu cepat sampai. Apalagi kalau tadi dia sedang di mansion, sungguh cepat sekali. “Ya sudah, nanti aku buatkan minum. Sekarang bisa keluar kamarku dulu? Aku mau ganti pakaian. Basah semua.” Dan ucapan Eve itu, memancing Leon untuk melihat pakaiannya yang basah. Benar-benar basah. Menempel lekat pada tubuh ramping Eve. Menampakkan setiap lekuknya. Padahal tadi Leon tidak terlalu memperhatikan itu. “Lihat apa sih!” Eve menyilangkan tangan di depan d**a. “Keluar dari kamarku

