BAB 43. Dante Luigi Xaverius

1114 Words

Tangan kiri Lucca membuka kunci pintu depan, sedangkan tangan kanannya masih memegang tangan Nova. Begitu pintu terbuka, didorongnya dengan lembut wanita itu supaya keluar dari paviliunnya. Suara berdeham dari arah pintu samping bangunan utama, yang tepat berhadapan dengan paviliun Lucca. Seorang pria berjalan mendekat dengan tatapan sedingin es, persis perpaduan Lucca dan Leon. Meskipun tangan kanannya memegang tongkat kayu berukir sebagai penopang saat berjalan, tapi aura gagah dan penuh percaya diri, begitu melekat pada dirinya. Nova terdiam. Terpana menatap pria tua yang berjalan seakan menuju ke arahnya. Tubuh Nova yang lebih pendek daripada Lucca, membuat pria itu bisa melihat siapa tamu terhormat ini. Meskipun dia berdiri di belakang Nova. “Papa.” Hah? Jadi, itu papanya Lucca?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD