BAB. 44. Si Paling Pamer

1225 Words

Akhirnya, siang ini Leon dan Mikha makan bersama di café sebelah kantor. Mikha yang memilih meja. Di lantai satu dan letaknya tempat di tengah ruangan. Sehingga mereka menjadi pusat perhatian dari para karyawan kantor yang juga memilih makan siang di sana. Mikha dengan sengaja memilih menu yang paling mahal, yaitu wagyu sirloin panggang dan mango lassi. Sedangkan Leon memillih salah satu menu favoritnya, yaitu pasta gandum salad dan sebotol air mineral. Mikha begitu menikmati makan siang istimewanya. Dia melahap dengan gayanya yang dibuat anggun. Perlahan tapi pasti isi piring itu terus berkurang. Sesekali Mikha tersenyum pada Leon yang juga sedang menikmati makan siangnya, lalu dia melirik sekilas ke beberapa meja sekitar, bergantian. Seakan ingin menunjukkan bahwa dia adalah karyawan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD