BAB 29. Demam

1269 Words

Leon terpaksa melempar tubuhnya ke samping, ke aspal jalanan. Jika tidak, sudah pasti dia akan terlindas mobil itu. Alhasil, mobil itu hanya sempat menyerempet bagian belakang tubuh Leon. Namun pria tinggi itu mendarat dengan cukup kencang di aspal. Kepala, tangan dan kaki bagian kiri terbentur lebih dulu. Nyeri dan perih rasanya, tapi Leon tidak teriak sama sekali. Justru dia langsung mendongak untuk melihat bagian belakang mobil itu yang telah meluncur kencang. “Tidak ada plat nomor,” desisnya. “Pak Leon!” Seorang security apartement yang sedang berkeliling patroli, segera menghentikan motor dan menghampiri Leon. “Bapak kecelakaan? Mari saya bantu, Pak.” Security itu berusaha mengecek keadaan Leon yang luka-luka. “Aduh, luka di kening Bapak cukup parah sepertinya, saya bantu bawa ke r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD