Tante Utami menyesap tehnya dengan anggun. Rambutnya yang kelabu terlihat cantik, terkena cahaya matahari yang masuk melalui pintu kaca pembatas antara balkon dan ruang tengah. Wanita itu melirik ke beberapa sudut ruangan, mengamati ruangan bernuansa hijau pudar yang selalu tertata rapi itu. Wanda bersyukur tadi ia sempat mengganti pasir di kandang Flo, kucing gendut peliharaannya. "Tante sendirian?" Meyra yang duduk di sofa lain bertanya. "Ada supir di bawah. Kamu sudah lama tinggal di sini?" tanya Tante Utami sambil melirik Wanda sekilas lalu kembali pada Meyra. Ini memang pertama kalinya ia datang ke tempat tinggal dua wanita itu. "Lebih dari setahun." Meyra tersenyum. Dalam hati, ia mereka-reka apa tujuan wanita itu datang. Padahal selama ini mereka sangat jarang bertemu ataupu

