Pagi dengan awan mendung yang menggantung. Nathan berangkat lebih pagi dari biasanya. Ia juga menolak saat Nyonya Laras memintanya sarapan terlebih dahulu. "Nanti Nathan akan sarapan di luar, Ma." Begitu ucapnya. "Tapi inget jangan telat dan jangan makan yang pedas-pedas." Nathan hanya mengangguk dan meminum madu hangat yang selalu ibunya siapkan sebelum ia makan pagi. Laju mobilnya sedang, tidak terlalu lambat ataupun cepat. Pagi ini ia ingin menikmati waktu yang sempat membuatnya sesak. Semalam, ia telah menghentikan Axel dari tugas mengawasi Meyra. Melihat cara Kio melindungi mantannya itu, sepertinya ia harus merelakan Meyra. Tidak ada pilihan lain. Meyra juga terlihat sangat mengkhawatirkan Kio. Memasuki area parkir, ia melihat motor milik Oliv. Sejak awal sekretarisnya itu m

