Wedding Dress

1239 Words

Hiruk pikuk suasana di restoran cepat saji. Wanda sedang menunggu salah seorang teman lama yang juga akan datang untuk makan bersama. Sebenarnya hanya teman satu angkatan yang menanyakan kabar beberapa hari lalu. Mereka tak benar-benar dekat. "Wanda?" sapa wanita dengan tampilan casual nan modis. "Clara? Ya ampun, makin cantik aja," timpal Wanda pada wanita yang langsung duduk di depannya itu. "Kamu juga cantik, Sist. Udah makan nih?" "Baru pesen minum." Dua wanita itu tampak akrab. Wanda yang pada dasarnya adalah orang yang ceria bisa dengan mudah mengajak bercanda dan mengobrol santai. Pemandangan ini jelas berbeda jika mengingat mereka sempat menjadi rival saat di universitas dulu. "Berapa lama di Surabaya?" tanya Wanda sambil mencomot burger ukuran double-nya. "Cuma tiga ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD