Mayang mengangguk kemudian melanjutkan penjelasannya. “Foto pertama, itu tempatnya di kantin rumah sakit.” Mayang mengamati raut wajah lelaki di sampingnya sebelum kembali berkata, “Itu pertama kalinya aku kembali bertemu Arga setelah kami berpisah. Pertemuan yang nggak disengaja sebenarnya, karena tujuanku ke rumah sakit waktu itu adalah untuk menemani Tante Tiana check up rutin. “Waktu itu Arga meminta waktu untuk bicara sebentar. Sebenarnya aku nggak mau karena jujur aja aku masih menyimpan perasaan kesal karena dia memutuskan hubungan kami waktu itu tanpa alasan yang jelas. Tapi setelah di pikir lagi, nggak ada salahnya juga. Toh kami masing-masing sudah menikah.” “Bicara apa?”tanya Erlangga. Raut wajahnya terlihat begitu penasaran. “Dia cuma mau minta maaf, Mas. Arga merasa bersala

