Beni Yang Licik

1011 Words

“Mas Tama …” Naira terkejut bukan main saat melihat suaminya datang dan memergokinya tengah berada dalam kung-kungan pria lain. Dan mirisnya adalah pria itu adalah pria yang dulu pernah merebut cintanya, Sabrina. Kenapa? Kenapa harus dia lagi, pria yang membuat Tama kembali diinj4k harga dirinya oleh wanita. Naira merasa sangat malu, tubuhnya yang polos tanpa terhalang apapun kini tengah dinikmati oleh pria lain. Sedangkan Beni sendiri, sepertinya pria ini tak merasa malu sama sekali. Ia malah dengan santainya mengenakan celananya di depan Tama. “Kalian berdua sangat menjijikan.” Tama berdecih saat mengatakan, bahkan saat ini ia merasa sangat mual dengan apa yang tengah disaksikannya. “Ouh ayolah … kau jangan terlalu menganggap ini serius. Kenapa kau sangat marah, Tama? Aku hanya ing

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD