Sejak bertemu dengan Tama, kehidupan Sabrina menjadi tidak tenang. Hidupnya dilingkupi oleh rasa takut. Takut kalau Tama akan mengatakan hal yang sebenarnya pada Beni, kalau sebenarnya bayi dikandungnya adalah bayi Tama. Ya … Sabrina sangat yakin kalau bayi yang dikandungnya adalah bayi Tama, dan bukan bayi dari suaminya. Entah apa yang membuat pria itu muncul kembali, bukankah ia sudah menikah dengan Naira, lalu apa yang Tama inginkan darinya. “Apa dia kembali hanya untuk menggangguku.” gumamnya. “Siapa? Apa Adam mengganggumu lagi?” suara Beni yang tiba-tiba terdengar membuat Sabrina terjingkat kaget. Rupanya suaminya ini sudah pulang bekerja, kenapa suara mobilnya tidak terdengar? Ataukah memang Sabrina yang tak fokus membuat ia tak mendengar dan tak menyadari kalau suaminya sudah p

