Masih Tidak Tahu Malu

1469 Words

“Apa maksud Papa berkata seperti itu? Apa Papa meragukan kalau anak yang aku kandung adalah anak Mas Beni?” meski saat ini jantungnya berdegup dengan kencang, Sabrina masih berusaha menampakan diri dengan tenang. Jangan sampai mereka semua berpikiran buruk padanya, perihal kehamilannya Ayara dan juga dirinya. “Menurutmu?” tanya Rudy balik. “Sabrina …” panggil Beni, ada raut kecewa dan juga tidak percaya di wajahnya. Mungkin saat ini Beni juga memiliki pemikiran yang buruk padanya, dan berpikir kalau anak yang ia kandung saat ini adalah bukanlah anak dari Beni. Sabrina menyunggingkan senyuman, ia sama sekali tidak memperlihatkan ia sedang tersinggung saat ini. Ekspresi wajahnya memang patut diacungi jempol, sebab ia bisa tampak tenang walaupun saat ini jantungnya berdegup tak karuan. “P

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD